Rabu, Agustus 22, 2018
Home > Blog > Monitoring dan Evalusi Penempatan dan Pelaksanaan Tugas Tenaga PPL

Monitoring dan Evalusi Penempatan dan Pelaksanaan Tugas Tenaga PPL

Penyuluh sebagian besar tidak mempunyai kendaraan sehingga penyuluh kesulitaan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Penyuluh masih ada yang belum mempunyai program penyuluhan pertanian, masih ada yang tidak mepunyai rencana kerja penyuluhan, masih ada belum menyusun materi penyuluhan, masih ada yang tidak mengevaluasi dan melaporkan hasil kegitan pelaksanaan penyuluhan, masih ada yang jarang melakukan kunjungan pada kelompok tani, masih ada yang tidak menyusun rencana kelompok, serta masih ada yang jarang mengikuti latihan-latihan di BPP.

Alasan beberapa penyuluh di Kabupaten Deli Serdang tidak melaksanakan tugas pokok dengan baik dikarenakn tidak mempunyai waktu, karena para penyuluh mempunyai pekerjaan lain selain penyuluh yang menyita waktu mereka lebih banyak daripada menyuluh. Penyuluh juga kurang melakukan kunjungan pada petani dimana dinas menentukan kunjungan kepada kelompok tani adalah 4 kali dalam sebulan.

Penyuluh sebaiknya di beri kendaraan oleh Dinas Pertanian sehingga penyuluh dapat dengan mudah melaksanakan tugasnya. Sebaiknya penyuluh mempunyai program penyuluhan pertanian, rencana kerja penyuluhan, menyusun materi mengevaluasi dan melaporkan hasil kegitan pelaksanaan penyuluhan, melakukan kunjungan pada kelompok tani, masih ada yang tidak menyusun rencana kelompok, mengikutu latihan-latihan di BPP.

PPL telah diberikan peringatan oleh dinas agar lebih mengutamakan pekerjaan utama para PPL daripada pekerjaan sampingan mereka, PPL juga diwajibkan melakukan kunjungan 4 kali dalam sebulan ke kelompok tani.Dinas pertanian Kabupaen Deli Serdang selalu membuat pelatihan kepada pada awal bulan sekaligus pengambilan gaji mereka, dan pada minggu ke dua tiap bulannya diadakan rapat di tingkat BPP.

Kesimpulannya

  1. Penyuluh pertanian selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dapat dilihat dari jumlah tenaga
  2. PPL yang bertambah dari 56 orang pada tahun 2006 menjadi 88 orang.
  3. Sistem penempatan PPL dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang dengan memperhatikan beberapa pertimbangan yaitu harus sesuai dengan daerah tempat tinggal penyuluh, potensi wilayah kerja, disiplin ilmu penyuluhan, pendidikan, sosial masyarakat WKPP, serta inventaris penyuluh tersebut.
  4. Masalah-masalah yang dihadapi dalam penempatan PPL yaitu adanya penyuluh pertanian yang berdomisili yang sama sehingga jarak antara tempat tinggal penyuluh dengan daerah dia bertugas lebih dari 8 Km. Pendidikan PPL yang 68,18% masih lulusan SPMA dan beberapa penyuluh yang kurang memahami bahasa daerah tempat dia bertugas.
  5. Upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah penempatan PPL yaituagar Dinas Pertanian memberikan kendaraan kepada PPL sebagai sarana, penyuluh yang masih lulusan SPMA disarankan melanjutkan sekolahnya.
  6. Keberhasilan tugas pokok PPL di Kabupaten Deli Serdang termasuk kategori sedang yang dalam hal ini harus ditingkatkan untuk keberhasilan tugas pokok PPL dengan nilai rataan 20,38.
  7. Masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pokok PPL masih adanya beberapa PPL
    yang tidak melaksanakan tugas pokok dengan baik.Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah dalam pelaksanaan tugas pokok menjalankan ke sembilan tugas pokok mereka dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com